Selasa, 19 April 2016

tugas pengantar aplikasi komputer pertemuan 1

contoh aplikasi e-business dan e-commerce beserta penjelasan dan referensinya





BAB 1
PENDAHULUAN
E-BUSINESS
Pengertian
E-Business adalah kegiatan transaksi , jual beli , bisnis yang dilakukan secara otomatis melalui
kegiatan elektronik/internet , dan juga perusahaan dapat berhubungan langsung dengan
customernya , rekan bisnis ataupun supplier. E-business juga bisa berupa iklan , mengajak
seseorang untuk membeli produk kita .
kelebihan
1. Akses Mudah
Agar bisa berhubungan dengan konsumen, pebisnis hanya membutuhkan koneksi internet yang
baik dan memadai
2. Menghemat Waktu
Jika bisnis yang dilakukan pada umumnya harus pergi ke tempat konsumen maupun rekan-rekan
bisnis lainnya untuk melakukan transaksi maupun kerjasama. Maka berbeda dengan e-business,
segala jenis komunikasi dilaksanakan secara online di internet.
3. Lebih Tepat Sasaran
Para peminat bisnis yang kita usahakan akan datang kepada kita. Sedangkan yang tidak berminat,
tidak
perlu mengindahkan iklan yang kita buat sebagai pebisnis.
4. Tidak Membutuhkan Modal Besar
Banyak orang beranggapan bahwa untuk memulai berbisnis harus mempunyai modal uang yang
besar. Menurut saya hal tersebut adalah pendapat yang kurang tepat, karena setiap orang bisa
memulai bisnis internet bahkan tanpa modal sekalipun. Asalkan memiliki koneksi internet yang
baik dan bisa menggaet kerja sama yang baik dengan pebisnis lain. Salah satu contoh e-business
tanpa modal yaitu bisnis reseller.

kelemahan
1. Tidak Ada Pertemuan dengan Konsumen Secara Langsung
Salah satu kelemahan dari e-business yaitu tidak adanya akses antara pebisnis dengan konsumen.
Agar bisa terjadi tatap muka secara langsung, mereka harus membuat kesepakatan untuk bertemu.
2. Resiko Penipuan Lebih Tinggi Dibanding Bisnis Lainnya
Karena tidak ada pertemuan antara pebisnis dengan konsumen maka akan sering terjadi penipuan
jika konsumen ataupun calon pebisnis (pemula) kurang pengetahuannnya mengenai seluk beluk
bisnis internet.
Sekarang ini sedang menjamur bisnis MLM (Multi Level Marketing) lewat internet yang
menawarkan kerja mudah dengan gaji fantastis.
Kita perlu curiga dalam hal ini, jangan mudah percaya dengan testimoni-testimoni yang ada di
halaman website tersebut. Karena bisa saja hal itu sudah diatur oleh oknum bisnis abal-abal
tersebut.
Saran saya, sebaiknya jangan anda tergoda dengan bisnis seperti itu. Mungkin modal awal yang
harus dibayarkan tidak seberapa, namun setela anda bergabung, mungkin saja anda akan diminta
untuk mencari korban lain.

Jenis-Jenis
- B2B, adalah bisnis yang dilakukan sebuah perusahaan dengan perusahaan lain(antara
perusahaan) baik itu perusahaan yang bergerak pada bidang industri yang sama ataupun
berbeda dengan menggunakan media Internet. B2B. Salah satu contoh perusahaan di
Indonesia yang menerapkan konsep B2B adalah situs www.dagang2000.com milik PT
Indosat Adimarga dan www.indonesianexport.com milik PT e-Commerce Nusantara.
- B2C, dapat diartikan sebagai jenis perdagangan elektronik dimana ada sebuah perusahaan
(business) yang melakukan penjualan langsung barang-barangnya kepada pembeli
(consumer). Contoh perusahaan kelas dunia yang telah menerapkan B2C adalah
www.Amazon.com dan www.WSJ.com
- Business to Administrator, adalah sebuah kegiatan memanagement semua aspek bisnis
yang dibangun untuk bisa membangun dan mengembangkan bisnis yang dilakukan sesuai
dengan sasaran dan tujuan dari pembagun bisnis yang dilakukan. i. Contoh situs yang
menggunakan konsep ini adalah www.emagister.net
- Brokerage, adalah orang yang menyediakan pasar, brokerage memiliki peran dalam
mempertemukan dan memfasilitasi transaksi antara penjual dan pembeli. Brokerage
sering memainkan peran dalam bisnis-to-business (B2B), business-to-konsumen (B2C),
atau konsumen-ke-konsumen (C2C). Contoh situsnya seperti www.respond.com atau
www.paypal.com
- Seller Driven Market, adalah jenis pasar penjualan elektronik komoditas, dimana dalam
pasar ini terjadi kelangkaan komoditas atau barang yang mendasar yang mengakibatkan
harga menjadi mahal karena permintaan atas barang / pasokan yang amat tinggi. Contoh
situs yang mengaplikasikan pasar ini adalah www.lelangmurah.com
- Buyer Driven Market, adalah jenis pasar elektronik yang berlawanan dengan pasar Seller
driven market. Dalam pasar ini bisanya terdapat banyak sekali situs atau penjual yang
menawarkan sebuah produk yang sama sehingga dengan demikian pembeli memilki
kesempatan untuk memilih. Ketika keadaan pasar seperti ini biasanya harga barang yang
ditawarkan oleh penjual akan cenderung murah. Contoh situs yang cukup terkenal dengan
konsep ini misalnya www.buyers-market.net

Peranan di jaman sekarang
Dalam penggunaan sehari-hari, e-bisnis tidak hanya menyangkut e-dagang (perdagangan
elektronik atau e-commerce) saja. Dalam hal ini, e-dagang lebih merupakan sub bagian dari ebisnis,
sementara e-bisnis meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data
elektronik, termasuk pemasaran Internet (e-pemasaran). Sebagai bagian dari e-bisnis, e-dagang
lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet. Dengan menggunakan
sistemmanajemen pengetahuan, e-dagang mempunyai goal untuk menambah revenu dari
perusahaan [1] .
Sementara itu, e-bisnis berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain:
pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain
management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan
kerja sama dengan mitra bisnis. E-bisnis memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara
satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet atau
kombinasi di antaranya.

E-COMMERCE
Pengertian
Electronic Commerce (E-Commerce) didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan
produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan
komputer. Salah satu jaringan yang digunakan adalah internet.
Keuntungan
Keuntungan yang dapat diambil dari penerapan e-commerce dapat dilihat dari 3 pihak utama
yang terlibat di dalamnya yaitu: organisasi, konsumen, dan masyarakat.
1. Bagi organisasi / perusahaan
a. Pasar internasional
Dengan penerapan e-commerce sebuah perusahaan dapat memiliki sebuah pasar internasional.
Bisnis dapat dijalankan tanpa harus terbentur pada batas negara dengan adanya teknologi digital.
Pihak perusahaan dapat bertemu dengan partner dan kliennya dari seluruh penjuru dunia. Hal ini
menciptakan sebuah lembaga multinasional virtual.
b. Penghematan biaya operasional
Biaya operasional dapat dihemat. Biaya untuk membuat, memproses, mendistribusikan,
menyimpan, dan memperbaiki kembali informasi juga dapat ditekan.
c. Kustomisasi masal
E-commerce telah merevolusi cara konsumen dalam membeli barang dan jasa. Produk barang
dan jasa dapat dimodifikasi sesuai dengan keingingan konumen. Contohnya, di masa lalu saat
perusahaan Ford mulai memasarkan mobil produksinya, para pembeli hanya dapat membeli
motor yang berwarna hitam karena yang dibuat memang hanya warna tersebut. Namun sekarang
pembeli dapat mengkonfigurasi sebuah mobil sesuai dengan spesifikasi mereka hanya dalam
beberapa menit, misalnya menentukan warna mobil yang mereka inginkan untuk mobil yang
akan mereka beli, hanya dengan mengunjungi website Ford di internet.

d. Berkurangnya kendala inovasi
Yang dimaksud adalah dengan e-commerce, suatu perusahaan dapat menghemat sumber daya
karena mereka tidak dipusingkan dengan sulitnya membuat penemuan baru untuk modifikasi
produk mereka. Sebagai contoh, perusahaan seperti Motorola (mobile phone) dan Dell
(komputer) dapat mengumpulkan para konsumennya yang memesan sebuah produk. Para
konsumen dapat membuat suatu daftar mengenai spesifikasi produk baru yang mereka inginkan
dan mengirimkannya ke perusahaan secara on-line. Kemudian perusahaan dapat merencanakan
produksi suatu produk berdasarkan spesifikasi konsumen dan mengirimkan hasilnya dalam
jangka waktu beberapa hari.
e. Biaya telekomunikasi yang lebih rendah
Internet lebih murah dari sebuah jaringan tambahan yang hanya digunakan untuk telepon.
Adalah lebih murah untuk mengirimkan sebuah fax atau e-mail via internet daripada melakukan
dial telepon secara langsung.
f. Digitalisasi proses dan produk
Contohnya pada kasus produk software dan audio video, produk digital tersebut dapat diunduh
atau dikirim lewat e-mail secara langsung ke konsumen melalui internet dalam format digital.
Hal ini tentu saja menghemat waktu dan biaya pengiriman produk.
g. Batasan waktu kerja dapat diatasi
Bisnis dapat dijalankan tanpa mengenal batas waktu karena dijalankan secara on-line melalui
internet yang selalu beroperasi tiap hari.
2. Bagi konsumen
a. Akses penuh 24 jam / 7 hari
Konsumen dapat berbelanja atau mengolah bernagai transaksi lain dalam 24 jam sepanjang hari,
sepanjang tahun di sebagian besar lokasi. Contohnya memeriksa saldo, membuat pembayaran,
dan memperoleh informasi lainnya.
6
b. Lebih banyak pilihan
Konsumen tidak hanya memiliki sekumpulan produk yang bisa dipilih, namun juga daftar
supplier internasional sehingga konsumen memiliki pilihan produk yang lebih banyak.
c. Perbandingan harga
Konsumen dapat berbelanja di seluruh dunia dan membandingkan harganya dengan
mengunjungi berbagai situs yang berbeda atau dengan mengunjungi sebuah website tunggal
yang menampilkan berbagai harga dari sejumlah provider.
d. Proses pengantaran produk yang inovatif
Dengan e-commerce proses pengantaran produk menjadi lebih mudah. Misalnya dalam kasus
produk elektronik misalnya software atau berkas audio visual di mana konsumen dapat
memperoleh produk tersebut cukup dengan mengunduhnya melalui internet.
3. Bagi masyarakat
a. Praktek kerja yang lebih fleksibel
E-commerce memungkinkan masyarakat bisa lebih fleksibel dalam menentukan tempat bekerja,
misalnya mereka dapat bekerja dari rumahnya masing-saing tanpa harus pergi ke kantor.
b. Terhubungnya masyarakat dengan masyarakat lain
Masyarakat di negara berkembang dapat mengakses dan menikmati produk, layanan, dan
informasi yang mungkin sulit mereka temukan di daerahnya.
c. Kemudahan akses fasilitas publik
Masyarakat dengan mudah dapat memanfaatkan layanan publik, misalnya layanan kesehatan dan
konsultasi serta pembelian resep dokter dengan mengunjungi internet.
7
Kekurangan E-commerce
Walaupun adanya e-commerce memberi banyak keuntungan, masih terdapat berbegai
kekurangan dari e-commerce antara lain:
1. Bagi organisasi / perusahaan
a. Keamanan sistem rentan diserang
Terdapat sejumlah laporan mengenai website dan basis data yang dihack, dan berbagai lubang
kelemahan keamanan dalam software. Hal ini dialami oleh sejumlah perusahaan besar seperti
Microsoft dan lembaga perbankan. Masalah keamanan ini menjadi sangat pnting karena bila
pihak lain yang tidak berwenang bisa menembus sistem maka dapat menghancurkan bisnis yang
telah berjalan.
b. Persaingan tidak sehat
Di bawah tekanan untuk berinovasi dan membangun bisnis untuk memanfaatkan kesempatan
yang ada dapat memicu terjadinya tindakan ilegal yaitu penjiplakan ide dan perang harga.
c. Masalah kompabilitas teknologi lama dengan yang lebih baru
Dengan perkembangan dan inovasi yang melahirkan teknologi baru, sering muncul masalah
yaitu sistem bisnis yang lama tidak dapat berkomunikasi dengan infrastruktur berbasis web dan
internet. Hal ini memaksa perusahaan untuk menjalankan dua sistem independen yang tidak
dapat saling berbagi, hal ini dapat mengakibatkan pembengkakan biaya.
2. Bagi konsumen
a. Perlunya keahlian komputer
Tanpa menguasai keahlian computer, mustahil konsumen dapat berpartisipasi dalam e-commerce.
Pengetahuan dasar computer diperlukan, antara lain pengetahuan mengenai internet dan web.
b. Biaya tambahan untuk mengakses internet
Untuk ikut serta dalam e-commerce dibutuhkan koneksi internet yang tentu saja menambah pos
pengeluaran bagi konsumen.

c. Biaya peralatan komputer
Komputer diperlukan untuk mengakses internet, tentu saja dibutuhkan biaya untuk
mendapatkannya. Perkembangan komputer yang sangat pesat menyarankan konsumen untuk
juga mengupdate peralatannya apabila tidak ingin ketinggalan teknologi.
d. Risiko bocornya privasi dan data pribadi
Segala hal mungkin terjadi saat konsumen mangakses internet untuk menjalankan ¬ e-commerce,
termasuk risiko bocornya data pribadi karena ulah orang lain yang ingin membobol sistem.
e. Berkurangnya waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan orang lain
Transaksi e-commerce yang berlangsung secara on-line telah mengurangi waktu konsumen
untuk dapat melakukan proses sosial dengan orang lain. Hal ini tidak baik karena dikhawatirkan
akan dapat mengurangi rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
f. Berkurangnya rasa kepercayaan karena konsumen berinteraksi hanya dengan komputer.
3. Bagi masyarakat
a. Berkurangnya interaksi antar manusia
Karena masyarakat lebih sering berinteraksi secara elektronik, dimungkinkan terjadi
berkurangnya kemampuan sosial dan personal manusia untuk bersosialisasi dengan orang lain
secara langsung.
b. Kesenjangan sosial
Terdapat bahaya potensial karena dapat terjadi kesenjangan sosial antara orang-orang yang
memiliki kemampuan teknis dalam e-commerce dengan yang tidak, yang memiliki keahlian
digaji lebih tinggi daripada yang tidak.
c. Adanya sumber daya yang terbuang
Munculnya teknologi baru akan membuat teknologi lama tidak dimanfaatkan lagi. Misalnya
dengan komputer model lama atau software model lama yang sudah tidak relevan untuk
digunakan.
d. Sulitnya mengatur internet
Sejumlah kriminalitas telah terjadi di internet dan banyak yang tidak terdeteksi. Karena jumlah
jaringan yang terus berkembang semakin luas dan jumlah pengguna yang semakin banyak,
seringkali membuat pihak berwenang kesulitan dalam membuat peraturan untuk internet.
Jenis-jenis
1. Collaborative Commerce (C-Commerce)
Kerjasama secara elektronik antara rekan bisnis. Kerja sama ini biasanya terjadi antara rekan
bisnis yang berada pada jalur penyediaan barang (supply Chain).
2. Business-to-Consumers (B2C)
Penjual adalah suatu organisasi dan pembeli adalah individu.
3. Consumer-to-Business (C2B)
Pada jenis ini, konsumen memberitahukan barang atau layanan yang dibutuhkannya, dan
selanjutnya organisasi-organisasi bersaing untuk menyediakan barang atau layanan tersebut
kepada konsumen.
4. Consumer-to-consumer
Penjualan barang atau layanan antara individu.
5. Intrabusiness(Intraorganizational)Commerce
Pada jenis ini, organisasi menggunakan E-Commerce untuk meningkatkan kegiatan operasi
organisasinya. Hal ini dikenal juga dengan sebutan Businessto- Employee (B2E).

6. Government-to-Citizens (G2C) and to others
Pemerintah menyediakan layanan kepada masyarakat melalui teknologi ECommerce. Pemerintah
juga dapat melakukan bisnis dengan pemerintah lain (Government-to-Government / G2G)
demikian juga dengan organisasi lain (Government-to-Business / G2B).
7. Mobile Commerce (m-Commerce)
E-Commerce yang dilaksanakan pada lingkungan tanpa kabel (wireless environment), seperti
menggunakan telepon seluler untuk akses internet.
Peranan di jaman sekarang
Electronic Commerce (e-Commerce) sangat mendukung dalam peningkatan, pengembangan,
suatu perusahaan. Dengan adanya e-commerce akan dapat memberikan suatu kelayakan bagi
pihak manajemen dalam memproses berbagai sumberdaya yang digunakan. Diantara sumberdaya
tersebut, e-commerce merupakan pendukung manajemen dalam proses pemasaran untuk
mencapai tujuan. Hal tersebut dikarena e-commerce dapat merubah bentuk pelayanan yang
semula harus datang langsung ke suatu instansi yang dituju ataupun melalui via telepon, tapi
sekarang menjadi pelayanan yang on-line disetiap waktu dimanapun berada sehingga dapat
memudahkan dalam menangani segala transaksi. Tampilan media ecommerce menjadikan
pelanggan dapat leluasa melihat segala aktivitas yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dalam
memasarkan produknya. Pemasaran terbentuk karena adanya aset yang unik sehingga menjadi
sebuah jaringan pemasaran yang terdiri dari perusahaan dan pemercaya (stake horder)
pendukung, karyawan, pemasok distribusi, pengecer, agen periklanan dan sebagainya seiring
dengan langkah perusahaan membangun hubungan timbale balik yang saling menguntungkan. Ecommerce
dengan manajemen perusahaan sangat erat kaitannya, karena disini e-commerce
berperan sebagai sarana pendukung pemasaran untuk menyampaikan informasi demi mencapai
tujuan.

Melalui e-commerce, pemasaran kepada konsumen pada umumnya beroperasi berdasarkan
prinsip pemasaran massa dan pemasaran ke bisnis terutama menyibukkan diri dengan masalah
untuk membangun tenaga pemasaran yang tebaik. Untuk memanfaatkan kemajuan teknologi
guna menunjang keunggulan dari suatu perusahaan harus dilakukan dengan kebijakan yang
terfokus pada metode pemasaran pada perusahaan, salah satunya yaitu dengan melalui ecommerce.
Sehubungan dengan itu, pelaku bisnis dalam perusahaan cenderung ingin
mendapatkan pemasaran yang efektif dan efisien sebagai sarana informasi dalam transaksi. Ecommerce
merupakan terobosan baru dalam dunia informasi, karena dapat memberikan suatu
informasi dalam bentuk lebih menarik, menyenangkan dan on line setiap saat tanpa batas waktu,
asalkan semua perangkat teknologi memenuhi. Berkaitan dengan itu, perusahaan yang sudah
mapan menjadikan objek dalam penerapan pamasaran melalui e-commerce.

TIKET.COM
Tentang
Tiket.com adalah situs “one-stop travel and entertainment” yang diluncurkan secara resmi 3 Mei
2012, dan merupakan situs pertama di Indonesia yang menawarkan reservasi online melalui
website dan smartphone yang berhubungan dengan perjalanan (hotel, pesawat, kereta api) serta
hiburan (film, konser) di wilayah nasional dalam satu transaksi. Saat ini, Tiket.com telah bekerja
sama dengan lebih dari 700 Hotel di 50 kota di Indonesia, 5 maskapai penerbangan lokal, 5
promotor konser dan 1 manajemen bioskop. Tiket.com telah menjual lebih dari 8.000 tiket
bioskop Blitzmegaplex serta 5.000 tiket konser dalam waktu 15 menit untuk salah satu event
yang menampilkan band K-Pop populer, Big Bang.
Sistem penjualan melalui aplikasi tiket.com ini memungkinkan customer untuk memilih jenis
transportasi yang berbeda untuk perjalanan pulang pergi mereka. Dan untuk metode pembayaran,
dapat menggunakan beberapa cara. Untuk saat ini, pembayaran dapat dilakukan dengan
KlikBCA dan Bank Transfer (Mandiri / BCA), namun ke depannya Indonesia Flight juga akan
menerima pembayaran untuk transaksi kartu kredit dan BCA KlikPay.

Capture
14
Fungsi
1. Menyediakan kemudahan bagi pengguna untuk melakukan pemesanan tiket tanpa harus
direpotkan dengan melakukan antrian
2. Menyediakan kolom pencarian yang bisa dipilih secara rinci guna informasi yang spesifik
3. Dimudahkan mendapatkan jadwal transportasi
4. Dapat memilih harga sesuai budget
5. Menampilkan berbagai informasi tambahan seperti promo dan tips
Kelebihan
1. Database lengkap dan tersusun rapih
2. Terdiri dari 5 kategori pemesanan tiket
3. Metode pencarian yang memudahkan
4. Ada notifikasi
5. Aplikasi ringan dan cepat
Kekurangan
1. Rawan terhadap penipuan
2. Kerugian yang tidak terduga
3. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak
4. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen
5. Gangguan pelayanan

BAB 2
PENUTUP
IDE
Nama aplikasi : HAPPY LOUNDRY
Fungsi :
1. Mempermudah konsumen dalam pemesanan
2. Mempermudah menghitung per kilo nya
3. Tidak perlu capek ke tempat laundry karna laundry menyediakan jasa antar jemput cucian
4. Proses cepat
Kelebihan :
1. Meringankan tugas konsumen
2. Pemesanan mudah
3. Menghemat waktu dan tenaga
4. Mengakses laundry di berbagai tempat
Kekurangan :
1. Harga cukup mahal
2. Rawan terhadap penipuan
3. Sewaktu-waktu aplikasi bisa error
4. Koneksi bisa full dan system down

Referensi
http://study-ebusiness.blogspot.co.id/2012/09/pengertian-e-business.html
http://rainbow-indonesia.blogspot.co.id/2013/03/kelebihan-dan-kelemahan-e-business.html
http://rerimbun.blog.com/2010/04/30/jenis-jenis-e-business/
https://id.wikipedia.org/wiki/E-Business
http://mbarikarika.blogspot.co.id/
dataserverku.blogspot.com/2012/03/jenis-jenis-e-commerce.html
hieronimus22.blogspot.com/.../hasil-penelitian-mengenai-peranan-e.html
https://dailysocial.id/wire/indonesia-flight-aplikasi-android-untuk-membeli-tiket-pesawatdomestik
http://gorokunz.blogspot.com/2015/12/tiketcom-pesawat-download-aplikasi.html

1 komentar:

  1. tiket.com salah satu starup yg bagus, tapi sayangnya ia tdk punya org marketing yg bagus

    BalasHapus